| starYOX | Facebookers Juga Dukung Gus Dur Sebagai Pahlawan Nasional |

Jakarta – Dukungan agar Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ditetapkan menjadi pahlawan nasional juga muncul dari dunia maya. Tercatat ada 2 grup yang dibuat di situs jejaring sosial facebook untuk menggalang dukungan bagi mantan presiden ke-4 itu sebagai pahlawan nasional.

Penelusuran detikcom, Sabtu (2/1/2010), grup pertama yang menyuarakan Gus Dur sebagai pahlawan nasional adalah grup bernama ‘Dukung Gus Dur ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 10 November 2010’. Hingga pukul 04.30 WIB, anggota grup ini mencapai 992 orang.

Salah satu motor grup ini adalah juru bicara Gus Dur ketika menjadi presiden, yakni Yahya C Staquf.

Grup kedua yang juga menggalang dukungan penetapan Gus Dur sebagai pahlawan nasional adalah ‘5.000.000 Facebookers Tetapkan GUS DUR Pahlawan Nasional’. Anggota grup ini hingga pukul 04.30 WIB mencapai 13.120 orang.

“Gus walapun telah tiada… tapi nilai2perjuanganmu dan pemkirirannya tetap kami junjung tinggi dan terus dilanjutkan, insya alloh… selamat jalan Pahlawanku semoga amal shalehnya dan arwahnya ditema disisi alloh swt dengan damai dan tentram” tulis Pakde Ihab, salah satu pendukung grup ini.

Usulan Gus Dur menjadi pahlawan nasional mulai disuarakan setelah beliau wafat pada 30 Desember 2009 di RS Cipto Mangunkusumo. Sejumlah partai politik seperti PKB, PPP, PDIP, dan PD juga mengusulkan hal yang sama.

Iklan

| starYOX | Hot~News | Sebelum Wafat, Gus Dur Bercerita Ditemui Kakeknya |

Mantan Presiden RI ke 4 KH Abdurrahman Wahid telah berpulang ke Rahmatullah. Gus Dur memang selalu punya cerita unik dan menarik sampai akhir hayatnya.

Sebelum meninggal pukul 18.45 WIB, Gus Dur sempat bercerita kepada salah satu orang dekatnya soal pengalaman spiritual yang dialami. Menurut Gus Dur, saat berziarah ke makam kakeknya KH Hasyim Asy’ari di Tebu Ireng, Jombang, Gus Dur sempat bertemu dan berkomunikasi dengan Mbah Hasyim.

“Gus Dur bercerita kepada saya, saat ziarah ke makam Mbah Hasyim, Gus Dur ditemui Mbah Hasyim. Gus Dur bercerita soal pengalamannya dengan tenang dan senang wajahnya,” kata sumber tersebut yang tidak mau disebutkan namanya, Rabu (30/12/2009).

Menurut orang yang selalu menemani Gus Dur ini, dalam percakapannya dengan Mbah Hasyim, Gus Dur mengaku dikasihani. Gus Dur pun hanya tersenyum saat dibilangi kakeknya tersebut.

“Gus Dur bilang, ‘Mbah Hasyim kasian sama saya mas’. Mbah Hasyim mengatakan, Le, kok tugasmu bersih-bersih terus yo? Sing sabar yo? (Nak, kok tugasmu bersih-bersih terus ya? Yang sabar ya?),” kata sumber itu menirukan Gus Dur.

Sayangnya, lanjut sumber itu, Gus Dur tidak melanjutkan lagi ceritanya soal pertemuan dengan Mbah Hasyim. Gus Dur langsung mengalihkan ke pembicaraan lainnya.????????

Selamat jalan Gus… Semoga engkau selalu mendapat pengampunan Allah SWT dan mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya. Amin.