| starYOX | Curi 3 Kayu, Buruh Tani diancam 8 Bulan Penjara |

Potret Ketimpangan hukum yang menimpa masyarakat miskin kembali terjadi. Kali ini menimpa Suyono (36), seorang buruh tani asal Desa Nglebur, Kecamatan Kedungpring, Lamongan.

Suyono harus berurusan dengan hukum, karena didakwa melakukan pencurian tiga batang kayu bahan baku kertas senilai Rp 80 ribu. Pencurian itu dilakukan di lahan perhutani KPH Mojokerto, yang ada di Desa Tengger Rejo, Kecamatan Kedungpring beberapa bulan silam.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Lamongan, Senin (4/1/2010), terdakwa merasa keberatan dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), Putu Sudarsana yang mengancam dengan hukuman 8 bulan penjara, subsider 3 bulan kurungan.

Keberatan terdakwa ini didasarkan karena dirinya merupakan tulang punggung keluarga yang bertanggung jawab terhadap kebutuhan hidup istri dan seorang anaknya.

Dihadapan Ketua Majelis Hakim, Heriyanti, terdakwa juga terus terang melakukan perbuatannya karena terdesak oleh keinginan untuk membuat gubuk kecil di samping rumah mertuanya.

“Saya nekat melakukan semuanya karena terdesak kebutuhan belum mempunyai rumah. Sebelumnya saya juga tidak pernah melakukan pencurian,” ungkap Suyono saat memberikan keterangannya di hadapan majelis hakim.

Sementara itu, JPU, Putu Sudarsana, mengatakan tuntutan tersebut sudah sesuai dengan hukum yang berlaku, serta sesuai dengan keterangan sejumlah saksi warga maupun saksi ahli.

Putu menambahkan, terdakwa dipersilahkan untuk mengajukan pembelaannya pada persidangan yang akan dilanjutkan pada, Senin (11/1/2010) mendatang.

Iklan

3 Komentar

  1. Ya beginilah hukum di indonesia
    Nyuri kayu 3 glondong dipenjara 8 bulan
    Koruptor duit rakjat dikurung 12 bulan
    Apa bedanya? Jann rusak tenan weiss..
    😦

    Tapi wlwpun cuma nyuri 3 kayu tetep harus dihukum sih
    Cuma koq hukumannya gak proporsional,,
    Bangsa ini masih jauh lah dari kesempurnaan

  2. parah.. kenapa klo koruptor gak diperlakukan sama seperti orng kecil yg kena hukuman? apakah hukum kita hanya berlaku kpd orng kecil saja? atau uang lah yg menjadi segalannya dinegeri ini? aneh.. negara besar yg hanya menjadi simbol belaka.. kacau


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s